Pesta Yesus menampakan kemuliaan-Nya

Dalam ayat-ayat sebelumnya dari Injil hari ini, Yesus mulai menjelaskan kepada murid-muridnya bahwa Dirinya harus pergi ke Yerusalem dan menderita banyak hal, dan dibunuh di salib serta bangkit pada hari ketiga. Ketika Yesus mengungkapkan hal ini, para murid tidak mengerti dan tidak bisa terima apa yang Yesus katakan. Maka beberapa hari kemudian, Yesus membawa Petrus, Yakobus, dan Yohanes saudaranya bersamanya dan membawa mereka sendiri ke atas gunung yang tinggi. Yesus ingin menunjukkan kepada para murid kemuliaan-Nya, dan sia Dirinya sesungguhnya.

Namun Petrus masih juga belum mengerti siapa sebenarnya Yesus itu ketika Yesus berubah rupa dalam kemuliaanNya. Dia berpikir bahwa Yesus adalah salah satu dari nabi besar. Karena itu ia dengan spontan ingin membangun tiga tenda bagi Yesus, Musa dan Elia. Dalam hal ini Petrus masih menganggap dan memperlakukan Yesus sama dengan nabi-nabi lainnya. Karena itu tiba-tiba dari awan sebuah suara Bapa berkata: “Inilah Putraku yang terkasih, yang sangat kusukai. Dengarkan dia.” Suara Bapa ini dengan jelas mengungkapkan siapa Yesus itu. Dia bukan salah satu nabi, tapi Anak Allah sendiri yang kemudian akan wafat di salib demi dosa.


Yesus tidak seperti apa yang dipikirkan para murid tentang dia, yaitu salah seorang nabi. Maka mereka merasa bersalah karena salah memahami siapa Yesus sebenarnya.

Demikian halnya dalam hidup kita, kita tidak bisa menganggap Yesus hanya sebagai guru, sebagai teman, sebagai nabi, sebagai orang yang baik, tetapi lebih dari itu, Dia adalah Tuhan yang harus kita dengarkan dalam hidup. Untuk menunjukkan bahwa kita percaya kepada Yesus sebagai Tuhan, kita hanya perlu mendengarkan firman-Nya dan menaatinya sepenuhnya.

Selamat Hari Minggu
Kesempatan mendengarkan Yesus

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai