Peringatan santa perawan Maria ratu

*SALAM YA RATU*
Hari kita merayakan Maria sebagai Ratu. Ada satu lagu dalam gereja Katolik yang sangat kuno, yang ditulis oleh seorang rahib pada tahun 1050, di biara Reichenau, di Kekaisaran Romawi. Saat itu, Eropa tengah sedang mengalami bencana alam, wabah penyakit, kesengsaraan, kelaparan, dan ancaman terus-menerus dari orang-orang nomaden dari Timur, yang menyerbu pemukiman, menjarah dan membunuh mereka. Dalam situasi inilah dia menciptakan doa ini, mencampurkan penderitaan dan harapan akan pertolongan Bunda Maria.

*Maka, kalau Anda dalam situasi itu, doakan atau nyanyikan teks berikut ini:*

Salam ya Ratu,… Bunda yang berbelas kasih.
Hidup, hiburan, dan harapan kami.
Kami semua memanjatkan permohonan.
Kami amat susah, mengeluh mengesah
Dalam lembah duka ini.
Ya Ibunda, ya pelindung kami…
Limpahkanlah kasih sayangmu yang besar, kepada kami.
Dan Yesus Puteramu yang terpuji itu,
Smoga kau tunjukkan kepada kami.
O Ratu….
O Ibu…..
O Maria Bunda Kristus.

Doa Maria menyertai Kita
Salam dan Berkat,
Rm. Kardiaman Simbolon, OCarm
(Romo pendamping Komunitas Promotor Gereja Sejati)
https://www.instagram.com/p/CwOb768vsc8/?igshid=MTc4MmM1YmI2Ng==

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai